Selasa, 20 Desember 2011

Something Blue

Pernah gak sih kalian kecewa sama suatu film yang diangkat dari buku/novel?
Atau mungkin sebaliknya? Awalnya nonton film baru baca bukunya eh malah mikir..loh kok bagusan penggambaran di filmnya ya?

Kalo saya sih seringnya yang pertama. Karena biasanya kalo udah terlanjur nonton filmnya, saya pasti males baca buku/novelnya. Rasa penasarannya udah ilang gitu loh. Nah beda kalo baca buku dulu baru nonton filmnya. Biasanya justru excited, kira2 gambaran kita untuk tokoh2 di dalam buku sama atau gak ya dengan visualisasinya di film.

Baru-baru ini saya beli buku Emily Giffin berjudul Something Blue dari rak best seller. Buku pertamanya Something Borrowed. Kebetulan saya sudah nonton film Something Borrowed, cuma memang saya baru tau kalo film itu diangkat dari novel dengan judul yang sama. Ceritanya pembelian buku kali ini didorong oleh rasa penasaran pengen tau lanjutan cerita sang tokoh utama.

Film Something Borrowed mengisahkan cinta segitiga (atau 4?) antara Darcy (pretty, outgoing, sexy), Dex (charming, smart, rich) dan Rachel (average look,brainy) , pleus tokoh penting gak penting yang bernama Marcus(average in everything).
Kira2 kalo digambarin hubungannya ruwet kaya gini :




Nah dari gambar di atas ada keliatan 2 kisah perselingkuhan. D sama M dan X sama R. Bedanya kalo D-M sifatnya cuma tertarik scr fisik, sementara X-R itu lahir batin. Kalo cuma berdasarkan film, saya benci banget sama X-R. They cheated on D, beberapa saat sebelom D-X nikah..several times. Oke D juga selingkuh, tp cuma sekali dan terjadi setelah X-R selingkuh. This is getting complicated to tell. Hahaha. Pokonya film itu bikin saya benci setengah mati Dex dan Rachel. Ofkors,I'm on Darcy's side.

But somehow, setelah baca bukunya, ternyata jauh lebih complicated. Perasaan Dex, Rachel, bahkan perasaan Darcy. Bagaimana Darcy akhirnya hamil, dan putus dari Marcus (he's not into commitment btw). Bagaimana Darcy terobsesi pengen tau hubungan Dex dan Rachel after the break up. Bagaimana perasaan Darcy yg biasa dapet semua apa yg dia mau tiba2 semuanya hilang. Bagaimana Darcy harus membuang harga dirinya dengan merayu Dex untuk balik lagi sama dia. Bagaimana Darcy harus survive sendiri dengan keadaan hamil. Bagaimana Darcy gak punya lagi pegangan dan tempat berpaling karena Rachel sahabatnya justru jadi orang yang mengkhianatinya (iyeee gw tau, Darcy juga selingkuh).

Semuanya detail di something blue. Dan saya rasa, buku Something Borrowed juga kurang lebih sama. Tiba-tiba saya jadi sebel banget sama filmnya.. It's nothing to compare..not even close. Film Something Borrowed cuma jadi film kebanyakan yang gampang dilupain dan ga ada pesan apa2 didalamnya. Cetek.

Jadi kesimpulannya, mending baca bukunya dulu deh baru nonton filmnya. Kalo kebalik, bikin gemes! Apalagi kalo kasusnya kaya novel ini.
But, the Novel is worth to read :)

Tidak ada komentar: